*TAMIANG LAYANG** – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya titik api, Kapolsek Patangkep Tutui **IPDA Bambang Wahyudi, S.H.**, bersama personel Posko Karhutla Kecamatan Patangkep Tutui bergerak cepat melakukan *groundcheck* dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Lalap, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan penanganan tersebut dilakukan setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya titik api di wilayah Desa Lalap. Personel Posko Karhutla kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area di sekitarnya.
Titik api berada pada koordinat **Latitude -1.98037 dan Longitude 115.33388**. Lokasi tersebut berjarak sekitar **12 kilometer dari Posko Karhutla Kecamatan Patangkep Tutui**, dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit melalui jalur darat.
Kapolsek Patangkep Tutui **IPDA Bambang Wahyudi, S.H.**, mengatakan bahwa respons cepat dilakukan sebagai bentuk kesigapan personel dalam menindaklanjuti setiap informasi masyarakat terkait potensi karhutla.
“Begitu menerima laporan adanya titik api, personel Posko Karhutla langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan. Upaya pemadaman difokuskan pada titik api yang masih aktif agar tidak meluas ke area lainnya,” jelas IPDA Bambang Wahyudi.
Dalam penanganan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari **7 personel Polri, 2 personel TNI dan sekitar 20 warga masyarakat**. Tim menggunakan sarana berupa **2 unit kendaraan roda dua, 1 unit kendaraan roda enam serta 2 unit *sprayer* atau alat semprot air**, ditambah penggunaan alkon atau pompa air untuk mendukung proses pemadaman.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan yang terbakar diperkirakan seluas **±3 hektare** dan merupakan lahan milik masyarakat. Personel bersama unsur terkait terus melakukan pemadaman lanjutan dengan memprioritaskan bagian lahan yang masih terdapat api aktif dan berpotensi menyebar.
Kapolsek juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan keberadaan titik api kepada pihak berwenang. Menurutnya, kecepatan informasi dari masyarakat sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan sejak dini sehingga potensi meluasnya kebakaran dapat ditekan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla. Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran sehingga dapat segera ditangani bersama,” pungkasnya.
Kegiatan *groundcheck* dan pemadaman di Desa Lalap merupakan bagian dari upaya bersama dalam mencegah meluasnya karhutla di wilayah hukum Polsek Patangkep Tutui. Sinergi antara Polri, TNI dan masyarakat terus diperkuat untuk memastikan setiap laporan terkait kebakaran dapat direspons secara cepat dan tepat.(Joe)
