*Groundcheck Hotspot Muara Awang, Polsek Dusun Tengah Pastikan Bara Api Padam Total**

*TAMIANG LAYANG** – Personel Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur, bergerak cepat melakukan pengecekan lapangan atau *groundcheck* terhadap tiga titik panas (*hotspot*) yang terdeteksi di wilayah Desa Muara Awang, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai sebagai langkah antisipasi dan penanganan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Berdasarkan data Aplikasi Sipongi+, terdapat tiga titik *hotspot* yang terdeteksi di wilayah Desa Muara Awang.

Ketiga titik tersebut berada pada koordinat masing-masing Latitude -1.66766 Longitude 115.24865, Latitude -1.66850 Longitude 115.24792, serta Latitude -1.67024 Longitude 115.25000. Jarak dari Polsek Dusun Tengah menuju lokasi mencapai sekitar 25 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 55 menit menggunakan jalur darat.

Setibanya di lokasi, tiga personel Polsek Dusun Tengah langsung melakukan pemantauan dan pengecekan kondisi lahan. Dari hasil pemeriksaan, api telah mulai padam dan hanya terlihat sedikit kepulan asap putih dari sisa semak dan ilalang yang sebelumnya terbakar.

Dari hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar tiga hektare. Lahan tersebut diketahui merupakan lahan milik masyarakat Desa Muara Awang. Personel memastikan kondisi api telah padam dan melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api atau bara yang masih tersisa.

Kapolsek Dusun Tengah Polres Barito Timur IP<PRIVATE_PERSON>TU Stefanus Rantealo, S.H., M.M. mengatakan, kegiatan *groundcheck* merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap informasi titik panas yang terdeteksi melalui sistem pemantauan, sehingga potensi Karhutla dapat segera ditindaklanjuti di lapangan.

“Setelah menerima informasi adanya titik *hotspot* di Desa Muara Awang, personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan api sudah mulai padam dan hanya tersisa sedikit kepulan asap dari bekas semak serta ilalang yang terbakar. Kami tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali,” jelasnya.

Selain melakukan pengecekan, personel Polsek Dusun Tengah juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi meluas.

Kapolsek menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Masyarakat diharapkan tidak hanya waspada terhadap munculnya api, tetapi juga berperan aktif menjaga lingkungan dengan menghindari praktik pembukaan lahan menggunakan metode pembakaran.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan melakukan pembakaran lahan karena api dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat. Apabila menemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkas IPTU Stefanus Rantealo.

Kegiatan *groundcheck* berlangsung aman dan lancar. Kehadiran personel Polsek Dusun Tengah di lokasi menjadi bagian dari komitmen Polres Barito Timur dalam memperkuat pencegahan dan penanganan Karhutla serta memastikan setiap informasi *hotspot* ditindaklanjuti secara cepat di lapangan.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *