**Medan Terjal Tak Surutkan Semangat, Personel Polsek Dusun Tengah Cek Hotspot di Desa Malintut**

*TAMIANG LAYANG** – Medan yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat personel Polsek Dusun Tengah Polres Barito Timur dalam memastikan kondisi titik panas atau **hotspot** di wilayah hukumnya. Pada Sabtu (12/9/2026), personel bergerak menuju Desa Malintut, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, untuk melaksanakan groundcheck sekaligus memastikan kondisi lokasi yang terdeteksi melalui pemantauan satelit.

Kegiatan dilaksanakan mulai sekitar pukul **10.00 WIB hingga selesai** dengan melibatkan empat personel Polri, yakni **Aiptu Marhani, Aipda Herru, Bripda Adityarin dan Bripda Alfin**. Tim menggunakan satu unit kendaraan R4 untuk menuju lokasi yang menjadi titik perhatian.

Berdasarkan data deteksi satelit **NASA-NOAA/SNPP**, titik hotspot berada di wilayah Desa Malintut dengan koordinat **Latitude -1.67164 dan Longitude 115.23748**. Lokasi tersebut berjarak sekitar **28 kilometer dari Polsek Dusun Tengah**, dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit melalui jalur darat.

Setibanya di lokasi, personel melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi lahan serta pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Groundcheck dilakukan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan dan memastikan tidak terdapat bara maupun api yang masih berpotensi berkembang.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa **api telah padam**. Meski demikian, personel tetap melakukan pemantauan terhadap area yang sebelumnya terbakar dengan luas diperkirakan sekitar **4 hektare**. Lahan yang terdampak kebakaran tersebut diketahui merupakan lahan milik **Sdr. Ariwanto**.

**Kapolsek Dusun Tengah IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M.**, mengatakan bahwa setiap informasi mengenai hotspot perlu ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Medan dan jarak bukan menjadi penghalang bagi personel untuk memastikan kondisi titik hotspot. Groundcheck dilakukan sebagai langkah antisipasi agar apabila masih terdapat bara atau potensi api kembali menyala dapat segera diketahui dan ditangani,” ujar IPTU Stefanus.

Selain melakukan pengecekan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat di sekitar lokasi agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui adanya titik api atau melihat aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Kapolsek menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Deteksi dini melalui pemantauan hotspot harus diikuti dengan pemeriksaan lapangan agar potensi kebakaran dapat segera diketahui sebelum berkembang menjadi lebih luas.

Dengan dilaksanakannya groundcheck secara langsung, Polsek Dusun Tengah memastikan kondisi titik hotspot di Desa Malintut telah dipantau dan api dalam keadaan padam. Kegiatan berjalan **aman dan lancar**, sementara personel tetap mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *