Tamiang Layang — Polres Barito Timur bersama personel gabungan bergerak cepat melakukan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terdeteksi di wilayah Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut diawali dengan apel pengecekan personel. Tim kemudian melakukan peninjauan dan groundcheck terhadap titik hotspot berdasarkan data aplikasi SiPongi dan Lancang Kuning, serta memanfaatkan drone untuk memantau kondisi di lokasi.
Sebanyak 32 personel gabungan yang terdiri dari 3 personel Polri, 13 personel Brimob, 5 relawan, 6 personel BPBD dan 5 personel MPA diterjunkan untuk melakukan penanganan. Dengan menggunakan mesin pompa pemadam dan alat pemukul api, petugas bersama-sama melakukan pemadaman dengan memanfaatkan sumber air dari parit perkebunan dan embung.
Berdasarkan hasil pengecekan, terdapat 2 titik hotspot di wilayah Kelurahan Ampah Kota dengan luas lahan yang terbakar sekitar 3 hektare dan merupakan kawasan hutan. Petugas melakukan pemadaman, pendinginan serta penyekatan untuk mencegah api kembali muncul maupun menjalar ke kawasan hutan lainnya.
Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa jajaran Polres Barito Timur bersama seluruh unsur terkait akan terus bergerak melakukan penanganan setiap adanya titik panas atau Karhutla. Langkah cepat dan sinergis dilakukan untuk mencegah api meluas serta melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
Polres Barito Timur juga akan terus melakukan pengecekan lapangan bersama BPBD apabila terdapat hotspot yang terpantau melalui aplikasi SiPongi maupun Lancang Kuning, sebagai upaya memastikan setiap potensi Karhutla dapat segera ditangani.(Joe)
