*TAMIANG LAYANG** – Polres Barito Timur meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui pelaksanaan **Apel Siaga On Call Karhutla**, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terpantau di wilayah hukum Polres Barito Timur.
Apel siaga dilaksanakan di **Lapangan Apel Polres Barito Timur** pada hari Senin, 7/9/2026, pukul 08.00 WIB dan dipimpin oleh **AKP Asep Supriadi** selaku Perwira Pengendali (Padal). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak **70 personel Siaga On Call Karhutla Polres Barito Timur**.
Dalam pelaksanaan apel, personel kembali dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla serta menjaga kesiapsiagaan dalam merespons setiap perkembangan situasi di lapangan. Personel yang tergabung dalam regu siaga diminta tetap siap digerakkan apabila terdapat laporan masyarakat maupun informasi mengenai munculnya titik api.
**Padal AKP Asep Supriadi** menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel menjadi hal penting dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya dengan tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah dan perkembangan situasi kamtibmas.
“Seluruh personel yang tergabung dalam Siaga On Call harus tetap siap dan responsif. Setiap informasi mengenai titik api maupun kejadian yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas agar segera ditindaklanjuti dan dilaporkan secara berjenjang,” tegasnya.
Sementara itu, **Ka Siaga On Call Karhutla Polres Bartim AKP Sukajim, S.H., M.M.** menyampaikan bahwa kesiapan personel dan koordinasi menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan Karhutla secara cepat dan maksimal.
Selain kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, personel juga diarahkan untuk terus memantau perkembangan situasi kamtibmas di wilayah masing-masing. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian sekaligus upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Dengan melibatkan 70 personel dalam kesiapsiagaan On Call Karhutla, Polres Barito Timur menunjukkan komitmennya untuk **memperkuat pencegahan, meningkatkan kecepatan respons dan memastikan penanganan Karhutla dapat dilakukan secara maksimal**, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.(Joe)
