*Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Berikan Pemahaman kepada Warga Bambulung tentang Dampak Karhutla**

*Barito Timur** – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Barito Timur. Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri memberikan edukasi kepada warga Desa Bambulung mengenai berbagai dampak yang ditimbulkan Karhutla, baik terhadap kesehatan manusia maupun kelestarian lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman bahwa Karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan vegetasi dan ekosistem, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara serta mengganggu aktivitas masyarakat.

Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri menjelaskan bahwa asap akibat kebakaran lahan dapat menurunkan kualitas udara dan berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan. Karena itu, pencegahan sejak awal menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko yang lebih besar.

Selain dampak terhadap manusia, Karhutla juga dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, termasuk hilangnya vegetasi, terganggunya habitat satwa serta menurunnya kualitas lahan. Kondisi tersebut dapat semakin parah apabila kebakaran terjadi pada kawasan yang memiliki tutupan semak belukar atau lahan yang mudah terbakar.

Dalam kesempatan tersebut, warga Bambulung juga diimbau untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diajak berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri menekankan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Informasi yang cepat dari warga kepada aparat maupun pihak terkait dapat membantu mempercepat penanganan sebelum api meluas.

Melalui edukasi tersebut, diharapkan masyarakat Desa Bambulung semakin memahami bahwa **mencegah Karhutla bukan hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga merupakan upaya melindungi kesehatan, keselamatan dan kehidupan masyarakat secara luas**.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *