*Kapolsek Pimpin Tim Gabungan Bergerak Tangani Hotspot di Muara Palantau, Cegah Api Mendekati Permukiman dan Sekolah*

Pematang Karau — Merespons adanya titik hotspot terpantau satelit NASA-SNPP dan NASA-NOAA20, Polsek Pematang Karau bersama tim gabungan bergerak melakukan groundcheck sekaligus penanganan kebakaran di Desa Muara Palantau, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Rabu (02/09/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut melibatkan personel Polri, TNI, Pemerintah Kecamatan, BPBD, KPHP, masyarakat, karyawan PT HGE serta Masyarakat Peduli Api (MPA). Tim menempuh perjalanan sekitar 1 jam 30 menit dari Mako Polsek Pematang Karau menuju lokasi hotspot yang terdeteksi berdasarkan data SiPongi+.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan terdapat satu titik hotspot dengan tingkat kepercayaan Medium pada koordinat -1.93574, 114.99133. Area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 2 hektare dan merupakan lahan gambut.

Tim gabungan langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan 8 unit mesin Alkon beserta selang. Upaya tersebut berhasil mengendalikan arah api yang sebelumnya berpotensi mendekati kawasan permukiman warga dan fasilitas sekolah. Petugas memastikan api tidak menjalar ke area lain yang berdekatan dengan permukiman.

Namun, kondisi lokasi dan jarak sumber air menjadi kendala tersendiri sehingga proses pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan. Petugas tetap melakukan penanganan serta pemantauan untuk mencegah api kembali menyala dan meluas ke lahan gambut lainnya.

Kapolsek Pematang Karau IPDA Rikardo Hutahaean, S.H. melalui personel di lapangan menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama pada wilayah yang berdekatan dengan fasilitas umum dan permukiman masyarakat.

Polsek Pematang Karau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Penanganan sedini mungkin sangat diperlukan agar api tidak meluas dan mengancam keselamatan masyarakat maupun lingkungan.

Kegiatan groundcheck dan penanganan berlangsung aman dan terkendali, dengan upaya pemadaman serta pemantauan terus dilakukan di lokasi.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *