Upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui edukasi dan pendekatan langsung kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Kali ini, Mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada para pelajar di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas.
Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan dampak luas bagi masyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya Karhutla, bahaya dan dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah kebakaran.
Mahasiswa PTIK juga mengajak para siswa untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta turut menyampaikan informasi kepada keluarga maupun lingkungan sekitar.
Pendekatan kepada kalangan pelajar dinilai penting karena generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Edukasi yang diberikan diharapkan tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran seluruh elemen masyarakat. Melalui edukasi kepada pelajar, kami berharap kesadaran untuk menjaga lingkungan dapat tumbuh sejak dini,” ujar salah satu petugas dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para pelajar tampak antusias mengikuti penyampaian materi dan memahami pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.
Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa PTIK bersama Polsek Kapuas Timur menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla harus dilakukan secara bersama-sama, tidak hanya melalui penanganan ketika kebakaran terjadi, tetapi juga dengan membangun kesadaran masyarakat sejak awal.
