Ikhtiar Langit Padamkan Karhutla, Ratusan Personel Polres Murung Raya dan Forkopimda Sholat Istisqa

Puruk Cahu – Di tengah cengkeraman musim kemarau panjang yang memicu ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jajaran kepolisian bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Murung Raya (Mura) menempuh jalur spiritual.

Sebuah langkah kolaboratif berupa Sholat Istisqa digelar secara khusyuk demi memohon keajaiban turunnya hujan di tanah Murung Raya.

Ibadah sunnah yang berlangsung pada Rabu, (26/8/2026) tersebut dipusatkan dihalaman MAN 1 Murung Raya Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 10, Puruk Cahu, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya.

Sekitar 500 jemaah dari berbagai instansi telah memadati lapangan dengan susunan shaf yang rapi.

Barisan jemaah dipimpin langsung oleh sejumlah tokoh kunci daerah. Tampak hadir Forkopimda, Wakapolres Mura Kompol Puji Widodo.

Tak hanya jajaran pimpinan tertinggi, kebersamaan ibadah ini juga diikuti oleh pejabat utama Polres Mura, Forkopimda, seluruh personel Polres Mura yang beragama Islam, pelajar dan lapisan masyarakat.

Bertindak sebagai Imam Ustadz H. Ismail Suni, S.P.d.I dan Khotib dalam ritual doa bersama ini adalah Ustadz Jumahari, S.Pd. Di bawah naungan langit pagi Tanah Malai Tolung Lingo, sang ustadz memimpin jalannya sholat dua rakaat tersebut dalam suasana penuh kekhusyukan dan kesadaran spiritual yang mendalam.

Dalam khutbahnya, Ustadz Jumahari mengetuk hati para jemaah untuk menjadikan musibah kekeringan sebagai momentum introspeksi diri. Beliau menyerukan pentingnya memperbanyak bacaan istighfar, mengulurkan sedekah, serta memohon ampunan tulus kepada Allah SWT agar rahmat berupa hujan segera dicurahkan.

Kapolres Mura AKBP Agung Gima Sunarya, S.I.K. melalui Wkapolres Kompol Puji Widood, menegaskan bahwa gelaran Sholat Istisqa ini merupakan wujud permohonan bersama agar titik-titik api yang mulai bermunculan di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Murung Raya, dapat segera terpadamkan oleh siraman hujan.

“Upaya memohon pertolongan Ilahi ini berjalan beriringan dengan ikhtiar teknis di lapangan. Kami bersama TNI, BPBD, dan pemangku kepentingan terkait terus mengintensifkan patroli darat serta sosialisasi pencegahan karhutla secara masif kepada masyarakat,” ujar Kompol Puji Widodo.

Selain fokus pada penanganan Karhutla, momen ibadah bersama ini sekaligus menjadi wahana untuk mempererat sinergitas dan solidaritas antarinstansi. Sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan dampak kemarau. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *