Kubu Raya, TNI AL, Kodaeral XII – sinarraya.co.id
Wakil Komandan Kodaeral XII Laksamana Pertama TNI Fajar Rusdianto, mewakili Komandan Kodaeral XII menghadiri kunjungan kerja Menteri Kehutanan Republik Indonesia dalam rangka konsolidasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan berlangsung di Markas Manggala Agni Daops Kalimantan VIII/Pontianak, Jalan Rasau Jaya KM 26, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (24/8).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., Pangdam XII/Tanjungpura yang diwakili Kasdam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., Danlanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han., unsur Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Kabinda Kalimantan Barat, serta para tamu undangan.
Konsolidasi tersebut menjadi forum koordinasi lintas sektoral untuk menyamakan langkah dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Kalimantan Barat. Masing-masing unsur menyampaikan pembaruan kondisi Karhutla beserta langkah penanganan yang telah dilaksanakan, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan langkah strategis serta operasional di lapangan.
Dalam arahannya, Menteri Kehutanan menekankan pentingnya penguatan sinergi dan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi Karhutla. Upaya penanganan tidak hanya diarahkan pada pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi juga melalui penguatan pencegahan, deteksi dini, patroli, serta respons cepat terhadap setiap potensi titik api.
Keterlibatan Kodaeral XII dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Laut untuk terus mendukung pemerintah daerah dan instansi terkait dalam penanggulangan bencana Karhutla. Melalui koordinasi dan sinergi lintas sektor yang solid, diharapkan penanganan Karhutla di Kalimantan Barat dapat dilaksanakan secara cepat, terpadu, dan efektif guna melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.
(Dispen Kodaeral XII)
Jurnalis: zainul irwansyah












