*Polsek Dusun Timur Bersama Warga dan PT SEM Padamkan Kebakaran Lahan Seluas 3 Hektare di Desa Telang Baru*

Barito Timur — Personel Polsek Dusun Timur melalui Bhabinkamtibmas Desa Telang Baru bersama warga dan pihak perusahaan PT SEM bergerak cepat melakukan penanganan dan pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Desa Telang Baru RT 01, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Minggu, 24 Agustus 2026.

Kebakaran lahan tersebut terpantau berada pada koordinat 2.23234° LS, 114.94758666666667° BT. Titik kebakaran belum terbaca oleh satelit TERRA-AQUA-NOAA20-SNPP, namun kondisi di lapangan menunjukkan adanya lahan yang terbakar.

Penanganan dilakukan oleh 1 personel Polri, 4 warga, serta 3 orang dari PT SEM. Dalam kegiatan tersebut digunakan 4 unit kendaraan roda dua dan 2 unit sarana WT milik PT SEM untuk mendukung proses pemadaman.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±3 hektare pada satu titik. Material yang terbakar berupa rerumputan dan daun kering. Lahan tersebut diketahui merupakan milik Sdr. H. Suwardi dan dalam kondisi kurang terawat sehingga ditumbuhi rerumputan kering akibat kondisi kemarau.

Jenis tanah di lokasi berupa tanah gambut, kering, dan berpasir. Akses menuju lokasi masih dapat dijangkau kendaraan roda enam, sehingga memudahkan personel, warga, dan pihak perusahaan dalam melakukan upaya pemadaman.

Dengan menggunakan dua unit sarana WT milik PT SEM, personel bersama warga berhasil melakukan pemadaman dan penanganan terhadap api di lokasi. Petugas juga tetap melakukan pemantauan guna memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.

Polsek Dusun Timur mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca kering, karena api dapat dengan cepat meluas dan berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih besar.

Kapolsek Dusun Timur IPDA Sulkhan Sururi, S.E. menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pemantauan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla.

“Penanganan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Kami mengajak masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *