Barito Timur, — Polsek Patangkep Tutui Polres Barito Timur bergerak cepat menindaklanjuti informasi titik hotspot dengan nilai atau skala kepercayaan 9 yang terdeteksi melalui sumber satelit NASA-MODIS di wilayah Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Senin (24/8/2026).
Kegiatan groundcheck titik hotspot dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut melibatkan enam personel gabungan, terdiri dari lima personel Polri dan satu personel TNI, dengan menggunakan lima unit kendaraan roda dua.
Pengecekan dilakukan berdasarkan koordinat Latitude -2.03138 dan Longitude 115.33948. Titik hotspot berjarak sekitar 5 kilometer dari Polsek Patangkep Tutui dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit menggunakan jalur darat.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Bentot, Bripda Gemilang Daya Anugrah, bersama personel melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Petugas menemukan lahan yang telah terbakar dan api diketahui sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat sekitar.
Dari hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,6 hektare. Lokasi merupakan lahan hamparan dengan kondisi tanah subur yang berada di wilayah Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur.
Groundcheck ini merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap informasi hotspot sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dengan pengecekan langsung, petugas dapat memastikan kondisi titik yang terdeteksi satelit sekaligus melakukan pemantauan terhadap potensi munculnya kembali titik api.
Polsek Patangkep Tutui juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi aman, lancar dan kondusif. Hasil groundcheck selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan pemantauan dan tindak lanjut.(Joe)












