Rombongan Pencak Silat Nadhatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Diduga mengalami penghadangan dan pengeroyokan oleh kelompok lain yang sengaja yang menanti Rombongan pulang usai menghadiri acara Ijazah Qubro di Ponpes Tambak Beras, Jombang. Tepatnya di depan Pabrik Camino Dsn Jatidrenges, Ds Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang pada Minggu (16/08/2026) Dini Hari Pukul 00.08 Wib.
Berdasarkan rekaman cctv yang beredar dimedsos bahwa sejak Sabtu malam (15/08/26) pukul 22.00 diduga ada Sejumlah Puluhan oknum Kelompok lain sudah mempersiapkan alat untuk penghadangan dengan membawa berbagai senjata untuk menyerang Rombongan Pesilat PSNU Pagar Nusa saat melintasi kawasan tersebut, usai menghadiri acara Ijazah Qubro di Ponpes Tambak Beras, Kab Jombang.
Akibat Penghadangan itu telah terjadi bentrokan antara kedua belah pihak hingga masuk ke area permukiman warga, akibat kejadian itu ada sejumlah Korban luka luka dan pembakaran motor, salah satu korban yaitu Muhammad Riffat Ayisy (18 tahun) telah mengalami pengeroyokan dan pembakaran motor miliknya diduga dibakar oleh kelompok tersebut.
Didampingi Oleh Pembina PSNU News, M Yusron, Korban pada hari Minggu (16/08/2026) telah resmi melaporkan dugaan pengeroyokan dan pengrusakan barang miliknya itu ke Polres Jombang. Beliau melalui Pagar Nusa Peduli akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas hingga tertangkap para pelaku pengeroyokan dan pengerusakan yang terjadi di wilayah Hukum Polres Jombang.
Ia juga menyayangkan atas pemberitaan yang telah beredar dan terkesan sepihak serta memberatkan dari pihak kami “jangan Sampek media-media seakan dari pihak kami yang salah padahal kelompok lain yang menyerang dulu seperti yang kita lihat pada cctv ” ujar Yusron.
Ia menambahkan “pihaknya akan terus mengawal berbagai kasus-kasus lainya dan kondusifitas di kabupaten Jombang khususnya menjelang Muktamar NU ke 35”,Pungkasnya












