**Bhabinkamtibmas Desa Gumpa dan Desa Matarah Lakukan Verifikasi Hotspot, Warga Diimbau Tidak Membakar Lahan**

*Barito Timur** – Menindaklanjuti terdeteksinya titik panas (*hotspot*) di wilayah hukum Polres Barito Timur, Plh Kapolsek Dusun Timur bersama Bhabinkamtibmas Desa Gumpa dan Desa Matarah melaksanakan verifikasi lapangan di kawasan perbatasan kedua desa, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh **IPDA Desta Anugrahno, S.Sos.**, didampingi Brigadir Jodi Setiawan selaku Bhabinkamtibmas Desa Gumpa, Brigadir Jhon Mejer selaku Bhabinkamtibmas Desa Matarah, serta perangkat Pemerintah Desa Gumpa.

Verifikasi dilakukan di wilayah perbatasan Desa Gumpa dan Desa Matarah, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, pada titik koordinat **Latitude -2.07467** dan **Longitude 115.26853**. Personel menggunakan tiga unit kendaraan roda dua untuk menjangkau lokasi yang terdeteksi oleh sistem pemantauan satelit.

Setibanya di lokasi, tim gabungan melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap titik yang terindikasi *hotspot*. Namun, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya lahan yang terbakar sesuai dengan titik panas yang terbaca pada data satelit.

Selain melakukan verifikasi, personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka hutan dan lahan dengan cara membakar, terutama di tengah musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Plh Kapolsek Dusun Timur, **IPDA Desta Anugrahno, S.Sos.**, mengatakan bahwa verifikasi lapangan dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi sebenarnya di lokasi yang terdeteksi *hotspot*.

“Setiap informasi terkait titik panas akan segera kami tindak lanjuti melalui pengecekan langsung di lapangan. Kami juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau seperti saat ini,” ujar IPDA Desta Anugrahno, S.Sos.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Barito Timur.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, lancar, dan kondusif.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *