*Barito Timur** – Jajaran Polsek Dusun Timur melaksanakan monitoring dan pengamanan aktivitas masyarakat di SPBU 64.737.02 Watas, Desa Ja’ar, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM), memantau perubahan harga, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di area SPBU.
Monitoring yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB itu difokuskan pada pengawasan stok harian BBM bersubsidi maupun non-subsidi, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan akibat meningkatnya antrean kendaraan.
Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat perubahan harga BBM di wilayah Kalimantan Tengah yang berlaku mulai 1 Agustus 2026. Harga Pertamax mengalami penurunan dari Rp16.650 per liter menjadi Rp16.300 per liter, sedangkan Pertamax Turbo turun dari Rp19.750 per liter menjadi Rp18.700 per liter. Sementara itu, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, Bio Solar Rp6.800 per liter, Dexlite Rp20.150 per liter, dan Pertamina Dex Rp21.650 per liter.
Adapun stok BBM yang tersedia di SPBU Watas pada hari tersebut tercatat sebanyak 6.336 liter Pertalite, 16.419 liter Pertamax, dan 13.702 liter Dexlite. Untuk Bio Solar, stok terpantau kosong. SPBU tersebut melayani penyaluran Pertalite, Pertamax, Dexlite, dan Bio Solar kepada masyarakat.
Dari hasil pengawasan di lapangan, situasi di SPBU Watas berlangsung aman dan kondusif. Namun, petugas masih menemukan antrean kendaraan yang cukup signifikan, dengan mayoritas antrean didominasi oleh masyarakat umum dan pedagang eceran BBM.
Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E., mengatakan bahwa kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan lancar sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan di area SPBU.
“Kami terus melakukan patroli, pengawasan, dan pengamanan di SPBU untuk memastikan stok BBM tetap aman serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama pada jam-jam rawan saat aktivitas pengisian bahan bakar meningkat,” ujar IPDA Sulkhan Sururi.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Dusun Timur, khususnya di kawasan SPBU dan pertashop, guna menekan praktik pelangsiran BBM yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib saat mengantre dan tidak melakukan penyalahgunaan distribusi BBM. Polsek Dusun Timur akan terus hadir untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.
Dengan adanya pengawasan rutin tersebut, diharapkan distribusi bahan bakar di wilayah Kabupaten Barito Timur dapat berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. (Joe)




