Mempawah, TNI AL, Kodaeral XII — sinarraya.co.id
Komandan Kodaeral XII Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR., menerima Courtesy Call jajaran manajemen PT Indonesia Chemical Alumina (PT ICA) di Ruang Kerja Komandan Kodaeral XII, Kamis (30/7). Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Keuangan, HC dan CSR PT ICA Eko Bayu Endriawan serta Manager CSR & External Relations, HCM & GA PT ICA Heri, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI Angkatan Laut dan dunia industri dalam mendukung stabilitas keamanan wilayah.
PT ICA merupakan perusahaan perintis industri Chemical Grade Alumina di Indonesia. Pabriknya berlokasi di Tayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat dengan kapasitas produksi 300.000 ton per tahun. Kehadiran PT ICA memiliki peran strategis bagi pembangunan nasional karena menjadi industri hilir berbasis bauksit pertama di Indonesia yang dapat meningkatkan nilai tambah komoditas tambang dan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
Selain itu, keberadaan PT ICA juga mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat lokal di Kalimantan Barat. Dengan dukungan pasokan bauksit dari PT ANTAM Tbk, PT ICA memproduksi aluminium hidroksida dan alumina yang digunakan untuk industri pemurnian air, keramik, elektronik, hingga bahan dasar layar LCD, serta berorientasi ekspor ke berbagai negara.
Dalam pertemuan tersebut Dankodaeral XII didampingi oleh Asops Dankodaeral XII, PgS. Aster Dankodaeral XII, Dandenintel Kodaeral XII, dan Dansatrol Kodaeral XII. Pertemuan ini merupakan wujud sinergitas antara Kodaeral XII dengan dunia industri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Dankodaeral XII menekankan pentingnya koordinasi yang baik guna mendukung kelancaran operasional perusahaan sekaligus mengamankan objek vital nasional di wilayah pesisir Kalimantan Barat.
(Dispen Kodaeral XII)
Jurnalis: zainul irwansyah












