*Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Anev Mingguan, Tekankan Kesiapsiagaan Personel Hadapi Ancaman Karhutla*

*Barito Timur** – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel serta mengevaluasi pelaksanaan tugas kepolisian, Kapolsek Dusun Tengah **IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M.** memimpin **Analisa dan Evaluasi (Anev) Mingguan** yang diikuti oleh seluruh personel Polsek Dusun Tengah dan Polsubsektor Paku. Kegiatan berlangsung di **Aula Polsek Dusun Tengah**, Kabupaten Barito Timur, pada **Rabu (29/7/2026)**.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh **24 personel** dan menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas selama sepekan sekaligus menyampaikan arahan dalam menghadapi tantangan tugas ke depan, khususnya terkait meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polsek Dusun Tengah.

Dalam arahannya, IPTU Stefanus Rantealo menekankan agar seluruh personel meningkatkan kesiapsiagaan serta kecepatan respons terhadap setiap informasi mengenai kemunculan titik panas (hotspot). Personel diinstruksikan untuk segera mendatangi lokasi hotspot yang terdeteksi di wilayah hukum Polsek Dusun Tengah, melakukan pengecekan di lapangan, mendokumentasikan hasil kegiatan, dan menyampaikan laporan secara berjenjang sebagai bentuk respons cepat dalam pencegahan karhutla.

Selain itu, Kapolsek juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi, komunikasi, dan koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya TNI, Pemerintah Daerah, BPBD, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran, relawan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor utama agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, terpadu, dan efektif.

Kapolsek Dusun Tengah **IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M.** mengatakan bahwa keberhasilan pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan personel Polri, tetapi juga pada solidnya kerja sama lintas instansi dan dukungan masyarakat.

*”Saya mengingatkan seluruh personel agar selalu siaga terhadap potensi karhutla, segera merespons setiap informasi hotspot dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi, serta melaporkan hasilnya secara lengkap. Perkuat koordinasi dengan TNI, BPBD, Manggala Agni, Damkar, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar,”* tegas IPTU Stefanus Rantealo.

Melalui kegiatan Anev Mingguan ini, Polsek Dusun Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan guna menjaga wilayah hukum Polsek Dusun Tengah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *