SANGGAU, TNI AL, Kodaeral XII — sinarraya.co.id
Komandan Kodaeral XII Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR., beserta Ibu Ketua Daerah Jalasenastri Kodaeral XII Ny. Ani Sawa, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan komunikasi sosial dengan Ketua Dewan Adat Dayak Tayan di Rumah Betang Mongo’ Tapis, Desa Sejotang, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Minggu (26/7).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wadan Kodaeral XII Laksma TNI Fajar Rusdianto, Ir Kodaeral XII Kolonel Laut (S) Kartoli, Kapok Sahli Kolonel Marinir Qomarudin, para Asisten, para Kadis, Dansatrol Kodaeral XII Letkol Laut (P) Bambang Rudi Purwanto, serta tokoh adat se-Kecamatan Tayan Hilir. Turut hadir mewakili Ketua DAD Provinsi Kalbar, Bapak Agus Klarus.
Dalam sambutannya, Ketua DAD Tayan Hilir Victorianis Yanto Laung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Dankodaeral XII dan rombongan. Ia berharap silaturahmi ini menjadi awal kerja sama yang erat antara TNI AL dengan masyarakat adat, khususnya dalam pembinaan generasi muda yang ingin mengabdikan diri di TNI Angkatan Laut.
“Kami juga mengapresiasi komitmen Pos TNI AL Tayan Hilir yang siap membantu membina fisik putra-putri daerah yang bercita-cita menjadi prajurit,” ujarnya.
Perwakilan DAD Provinsi Kalbar Bapak Agus Klarus menyebut kegiatan ini sebagai napak tilas kedua pasca peresmian Pos TNI AL di wilayah Tayan. “Kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi memiliki keterkaitan sejarah yang sangat berarti,” katanya.
Sementara itu Dankodaeral XII menegaskan bahwa kegiatan komunikasi sosial ini merupakan sarana memperkuat kebersamaan dan sinergi dalam menjaga keamanan wilayah.
“TNI Angkatan Laut tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kerja sama yang erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kedaulatan dan mendukung pembangunan wilayah,” tegas Laksda TNI Sawa.
Lebih lanjut, Dankodaeral XII berharap melalui silaturahmi ini komunikasi antara Kodaeral XII dengan masyarakat adat Dayak Tayan semakin erat, nilai-nilai adat dan kearifan lokal tetap terpelihara, serta terwujud wilayah Tayan yang aman, damai, dan kondusif.
(Dispen Kodaeral XII)
Jurnalis: zainul irwansyah












