Polres Barito Utara Berhasil Mediasi Kasus Bullying dan Penganiayaan Antar Remaja, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

 

Muara Teweh, 23 Juli 2026 – Polres Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis melalui penyelesaian kasus bullying yang berujung pada dugaan penganiayaan antar remaja.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (21/07/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, ketika aksi bullying yang berujung pada tindak penganiayaan terjadi dan sempat direkam oleh seseorang. Video kejadian tersebut kemudian beredar di media sosial sehingga menarik perhatian masyarakat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Barito Utara bergerak cepat melakukan penanganan dengan memanggil kedua belah pihak beserta orang tua masing-masing untuk dilakukan mediasi secara kekeluargaan.

Hasil mediasi yang difasilitasi oleh Polres Barito Utara membuahkan kesepakatan damai. Kedua remaja bersama orang tua masing-masing sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara musyawarah dan membuat surat pernyataan perdamaian di Polres Barito Utara sebagai bentuk komitmen agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P, menyampaikan bahwa Polres Barito Utara mengedepankan langkah-langkah pembinaan dan penyelesaian yang berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak, tanpa mengabaikan aspek hukum yang berlaku.

“Polres Barito Utara mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, guru, dan lingkungan sekitar agar bersama-sama meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja. Bullying maupun segala bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan karena dapat menimbulkan dampak psikologis maupunfisik bagi korban. Kami mengapresiasi itikad baik kedua belah pihak beserta orang tua yang telah sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara damai dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut,” ujar Iptu Novendra W.P.

Melalui penyelesaian yang difasilitasi oleh Polres Barito Utara, diharapkan kejadian serupa tidak kembali terjadi serta menjadi pembelajaran bagi seluruh remaja agar menjauhi tindakan kekerasan, menjaga pergaulan yang sehat, dan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.(ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *