**Barito Timur** – Sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Polsek Benua Lima Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin oleh personel Polsek Benua Lima, yakni AIPTU A. Chamid, AIPDA Aulia Rahman, BRIPKA Body Satria, BRIGPOL Thomas, BRIPDA Rustendi, dan BRIPDA Wahyu Ramadhan. Kegiatan ini merupakan langkah preventif Polri dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau.
Dalam sosialisasi tersebut, personel memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, merusak lingkungan, mengganggu kesehatan akibat kabut asap, serta dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas.
Selain itu, petugas juga menjelaskan ketentuan hukum yang mengatur larangan pembakaran hutan dan lahan, termasuk sanksi pidana yang dapat dikenakan kepada pelaku karhutla sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap hukum sekaligus mendorong pengelolaan lahan yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Sebagai bentuk kampanye bersama dalam pencegahan karhutla, personel Polsek Benua Lima bersama masyarakat membentangkan spanduk bertuliskan **”STOP KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN”**. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Benua Lima.
Personel juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan atau potensi kebakaran. Partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat penting sebagai langkah deteksi dini guna mencegah meluasnya kebakaran.
Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., menegaskan bahwa sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan karhutla akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga memerlukan dukungan dan kesadaran seluruh elemen masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan dan lahan dari ancaman kebakaran semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan lestari.(Joe)








