Barito Timur – Sebagai langkah preventif menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Polsek Patangkep Tutui Polres Barito Timur melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (10/7/2026) mulai pukul 09.15 WIB di Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur.
Sosialisasi dipimpin oleh personel Polsek Patangkep Tutui yang terdiri dari AIPTU Didik K, AIPDA Roy Dani, AIPDA Hasfiannor, BRIPDA Dendi, dan BRIPDA Made Sute. Kegiatan menyasar masyarakat Desa Bentot sebagai upaya meningkatkan kesadaran bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Dalam kesempatan tersebut, personel memberikan imbauan kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat diajak untuk menggunakan cara-cara yang lebih aman dan ramah lingkungan sehingga tidak menimbulkan kebakaran yang dapat meluas serta berdampak terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat.
Selain memberikan penyuluhan secara langsung, personel juga membentangkan spanduk berisi larangan membakar hutan dan lahan sebagai media edukasi dan pengingat bagi masyarakat. Spanduk tersebut diharapkan dapat memperkuat pesan pencegahan karhutla sehingga semakin banyak warga yang memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui dialog yang berlangsung secara humanis, masyarakat diberikan pemahaman mengenai dampak negatif kebakaran hutan dan lahan, mulai dari pencemaran udara akibat kabut asap, kerusakan ekosistem, hingga potensi kerugian ekonomi dan ancaman terhadap keselamatan masyarakat.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bentot memahami pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan serta menyatakan kesediaannya untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Patangkep Tutui.
Kapolsek Patangkep Tutui **IPDA Bambang Wahyudi, S.H.** menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman karhutla.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Patangkep Tutui berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat serta mengajak seluruh elemen bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan wilayah Barito Timur yang aman, sehat, dan bebas dari kebakaran hutan dan lahan.(Joe)






