**Bajaka Presisi Hadir di Desa Didi, Bhabinkamtibmas Tumbuhkan Minat Baca dan Pererat Kedekatan dengan Generasi Muda**

*TAMIANG LAYANG** – Sebagai upaya meningkatkan budaya literasi sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Didi Polsek Dusun Timur Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan **Bajaka Presisi (Bhayangkara Penjaga Aksara Presisi)** bagi anak-anak dan remaja di Desa Didi, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Didi, **Brigpol Noverlin**, dengan memanfaatkan sarana kendaraan dinas roda dua Bhabinkamtibmas untuk menjangkau lokasi kegiatan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui program Bajaka Presisi, anak-anak dan remaja diajak untuk lebih gemar membaca sebagai bekal dalam meningkatkan wawasan, pengetahuan, serta membangun karakter generasi muda yang cerdas dan berdaya saing. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi sekaligus ruang interaksi yang positif antara Polri dengan masyarakat.

Selain menumbuhkan budaya literasi, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi serta membangun kedekatan emosional dengan anak-anak, remaja, dan warga. Suasana yang penuh keakraban selama kegiatan mencerminkan sinergi yang baik dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Dari pelaksanaan kegiatan tersebut, terlihat adanya peningkatan minat baca di kalangan anak-anak serta terjalinnya hubungan yang semakin harmonis antara masyarakat dengan Polri. Program Bajaka Presisi diharapkan dapat terus menjadi media edukasi yang memberikan manfaat nyata bagi generasi muda, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Kapolsek Dusun Timur, **Ipda Sulkhan Sururi, S.E.**, menyampaikan bahwa kegiatan Bajaka Presisi merupakan salah satu bentuk pelayanan humanis Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan budaya literasi di lingkungan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *