Keluhan Pelayanan PDAM Pontianak Viral di Media Sosial, Warga Soroti Distribusi Air yang Mengalir Setetes demi Setetes

Pontianak – sinarraya.co.id

Keluhan terhadap pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kembali mencuat di media sosial. Unggahan seorang warga bernama Nasher Acheng mulai hari ini Sabtu (6/6) menjadi perhatian publik setelah mengkritik buruknya distribusi air bersih yang diterima pelanggan.

Dalam unggahannya, Nasher Acheng menyoroti fungsi PDAM sebagai penyedia air bersih bagi masyarakat yang seharusnya menjamin ketersediaan air untuk kebutuhan rumah tangga. Namun menurutnya, kondisi di lapangan jauh dari harapan pelanggan.

“PDAM hanya hisapan jempol kaki. Mereka hanya tahu duduk di ruangan ber-AC, sementara penyaluran air bersih ke pelanggan mengalir setetes demi setetes. Mengisi ember saja bisa makan waktu enam jam baru penuh. Kalau memang tidak mampu bekerja melayani pelanggan, lebih baik mengundurkan diri berjamaah. Masih banyak yang mampu menggantikan kalian,” tulis Nasher dalam unggahannya.

Unggahan tersebut mendapat berbagai tanggapan dari warganet yang mengaku mengalami kondisi serupa. Salah satu komentar datang dari akun bernama Mansyur yang menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan perusahaan air minum daerah tersebut.

“Betul Pak RT. Konsumen selalu dituntut tepat waktu dalam pembayaran. Tapi suplai airnya dan pelayanannya kurang memuaskan,” tulis Mansyur.

Keluhan mengenai distribusi air yang tidak lancar memang kerap menjadi sorotan masyarakat, terutama di sejumlah wilayah yang mengalami tekanan air rendah hingga menyebabkan aliran air tidak mengalir normal ke rumah pelanggan.

Warga berharap pihak PDAM segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Menurut mereka, sebagai perusahaan yang memberikan layanan dasar kepada masyarakat, PDAM harus mampu memastikan pasokan air bersih tersedia secara optimal dan berkesinambungan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM terkait keluhan yang viral di media sosial tersebut.(*/zir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *