SAMPIT – Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Mentaya kembali menggelar kegiatan inovatif “Jumat Curhat” guna menyerap aspirasi dan keluhan langsung dari masyarakat. Kali ini, kegiatan dipusatkan di salah satu destinasi wisata populer Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yakni kawasan Icon Jelawat, Sampit, pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolsek KP. Mentaya Ipda Ahmad Istajib, didampingi Kanit Binmas Aiptu Agus Suprihatin, serta sejumlah personel Polsek KP. Mentaya lainnya. Mereka berbaur dan berdialog santai dengan para pengunjung, pedagang, dan warga sekitar.
Dalam sesi dialog tersebut, masyarakat memanfaatkan momen untuk menyampaikan sejumlah keluhan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu keluhan utama yang disampaikan adalah maraknya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di kompleks Icon Jelawat.
Warga dan pengunjung merasa resah karena kehadiran ODGJ tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan, bahkan keselamatan para wisatawan yang datang ke ikon kota Sampit tersebut.
“Kami merasa kurang nyaman dan ada rasa khawatir, terutama bagi yang membawa anak-anak. Takutnya mereka (ODGJ) tiba-tiba mengamuk atau bertindak agresif,” ujar salah seorang pengunjung.
Menanggapi keluhan tersebut, Wakapolsek KP. Mentaya Ipda Ahmad Istajib menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah cepat demi menjamin kenyamanan masyarakat. Polsek KP. Mentaya berkomitmen untuk langsung bersinergi dengan instansi terkait guna mengatasi masalah ini.
“Kami sangat berterima kasih atas masukan dari masyarakat. Menindaklanjuti keluhan terkait ODGJ ini, Polsek KP. Mentaya akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial dan Satpol PP Kabupaten Kotim untuk melakukan penanganan dan penertiban secara humanis,” ungkap Ipda Ahmad Istajib.
Sementara itu, Kapolsek KP. Mentaya Ipda Ahmad Zaenal mengatakan bahwa program ‘Jumat Curhat’ ini merupakan agenda rutin yang terus digalakkan Polri sebagai wadah komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat.
“Kegiatan ini adalah komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Melalui informasi dan keluhan yang disampaikan langsung seperti ini, kami bisa mengambil langkah antisipatif yang tepat. Kami ingin memastikan kawasan Icon Jelawat tetap menjadi tempat wisata yang aman, nyaman, dan ramah bagi siapa saja,” pungkas Ipda Ahmad Zaenal.
Situasi selama kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat yang mengapresiasi kehadiran kepolisian di lapangan.










