DUSUN TIMUR – Guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta mencegah terjadinya penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi, Polsek Dusun Timur Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan di SPBU 64.737.02 Watas, Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap distribusi BBM kepada masyarakat sekaligus memastikan penyaluran BBM subsidi maupun non-subsidi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Monitoring juga dilakukan untuk mengantisipasi praktik pelangsiran yang berpotensi mengganggu ketersediaan BBM bagi masyarakat.
Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas mencatat adanya penyesuaian harga beberapa jenis BBM non-subsidi di wilayah Kalimantan Tengah yang mulai berlaku sejak 1 Juni 2026. Pertamax Turbo mengalami kenaikan harga menjadi Rp21.200 per liter, sementara Dexlite turun menjadi Rp23.500 per liter dan Pertamina Dex turun menjadi Rp25.350 per liter. Adapun harga Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar tetap tidak mengalami perubahan.
Selain memantau harga, personel Polsek Dusun Timur juga melakukan pengecekan terhadap stok BBM yang tersedia di SPBU. Berdasarkan data yang diperoleh pada 2 Juni 2026, stok Pertamax tercatat tersedia sebanyak 8.000 liter, sedangkan Pertalite, Bio Solar, dan Dexlite dalam kondisi menunggu pasokan berikutnya sesuai jadwal distribusi dari pihak penyedia.
Petugas juga mencatat bahwa pasokan Pertalite dikirim setiap hari dengan kuota 8.000 liter, Bio Solar didistribusikan setiap dua minggu sekali sebanyak 8.000 liter, sedangkan Pertamax dan Dexlite dilakukan pemesanan tiga kali dalam sepekan dengan kapasitas masing-masing 8.000 liter setiap pengiriman.
Dalam pelaksanaan monitoring, petugas menemukan masih adanya antrean kendaraan yang cukup signifikan di area SPBU. Sebagian antrean didominasi oleh masyarakat umum dan pelaku usaha eceran yang membeli BBM untuk dijual kembali. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus guna mencegah terjadinya praktik pelangsiran maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Dusun Timur terus meningkatkan patroli dan pengawasan pada jam-jam rawan, terutama saat distribusi BBM berlangsung. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan penyaluran BBM berjalan tertib dan tepat sasaran.
Kapolsek Dusun Timur IPDA Sulkhan Sururi, S.E., mengatakan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara rutin untuk menjaga stabilitas distribusi BBM serta mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan distribusi BBM di wilayah Kecamatan Dusun Timur. Tujuannya agar penyaluran BBM, khususnya BBM bersubsidi, dapat diterima oleh masyarakat yang berhak serta mencegah terjadinya penimbunan maupun penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kami juga akan meningkatkan patroli di sekitar SPBU untuk menekan aktivitas pelangsiran yang berpotensi mengganggu distribusi BBM,” ujar IPDA Sulkhan Sururi, S.E.
Selama kegiatan monitoring dan pengamanan berlangsung, situasi di SPBU 64.737.02 Watas Desa Jaar terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Dusun Timur berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan guna menjamin ketersediaan BBM bagi masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Barito Timur.(Joe)
