*Polsek Benua Lima Kawal Ibadah Kenaikan Isa Almasih 2026, Ratusan Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat*

Barito Timur – Jajaran Polsek Benua Lima melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih Tahun 2026 di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (14/5/2026).

Pengamanan dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif.

Sejumlah gereja yang menjadi lokasi pengamanan di wilayah Kecamatan Benua Lima antara lain Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) “Anugerah”, Gereja Betel Indonesia (GBI), Gereja Katolik “St. Yosef”, serta Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) yang seluruhnya berada di Kelurahan Taniran.

Pada pelaksanaan ibadah tersebut, ratusan jemaat hadir mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang dipimpin oleh para pendeta dan pemuka agama masing-masing gereja. Di Gereja Kalimantan Evangelis “Anugerah”, ibadah dipimpin oleh Pdt. Yoseph Triwuam, S.Th dengan jumlah jemaat sekitar 250 orang. Sementara di Gereja Betel Indonesia (GBI), ibadah dipimpin oleh Pdt. Yairus, S.Pd., M.Th dengan jumlah jemaat sekitar 70 orang.

Selanjutnya, ibadah di Gereja Katolik “St. Yosef” dipimpin oleh Bruder Danan dengan jumlah jemaat sekitar 20 orang, sedangkan di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), ibadah dipimpin oleh Pendeta Stevanus, S.Th dengan jumlah jemaat sekitar 35 orang.

Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, personel Polsek Benua Lima yang diterjunkan yakni AIPDA Muhammad Rudi Suryanto, AIPDA Binadi, BRIPDA Supriadi dan BRIPDA Muhammad Restu Bumi Yudistira.

Personel kepolisian melakukan patroli statis, pengawasan dan pemantauan di sekitar lokasi gereja guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama ibadah berlangsung. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi ibadah mendapat apresiasi dari masyarakat karena memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat.

Hari Kenaikan Isa Almasih sendiri diperingati umat Kristiani sebagai momentum sakral untuk mengenang peristiwa kenaikan Yesus Kristus ke surga yang terjadi 40 hari setelah Hari Raya Paskah. Perayaan tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan iman dan kehidupan spiritual umat Kristiani.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan serta menjaga toleransi antarumat beragama di wilayah hukum Polsek Benua Lima.

“Pengamanan ini dilakukan agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman dan khidmat. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan dan menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif, khususnya pada kegiatan keagamaan masyarakat,” ujar Kapolsek.

Selama pelaksanaan kegiatan ibadah berlangsung, situasi di seluruh gereja yang ada di wilayah Kecamatan Benua Lima terpantau aman, tertib dan kondusif.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *