*Sat Samapta Polres Bartim Patroli Karhutla di Area Perkebunan Sawit, Pegawai Diberi Edukasi Pencegahan Kebakaran*

Bartim – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan objek vital, personel Satuan Samapta Polres Barito Timur melaksanakan patroli dan sosialisasi kepada pegawai perkebunan kelapa sawit di area PT SGM (BBE 2), Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat perintah Kapolres Bartim tentang pelaksanaan patroli antisipasi bencana di wilayah hukum Polres Barito Timur.

Patroli dilakukan oleh personel Sat Samapta, Bripda Yoga Berlianto, dengan dukungan sarana pengamanan berupa borgol, *baton stick* dan peluit.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli keliling di area kantor PT SGM (BBE 2), sekaligus menyambangi pegawai perkebunan untuk memberikan himbauan terkait antisipasi dan pencegahan Karhutla di lingkungan areal kebun sawit.

Petugas mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di musim kemarau, serta mengajak seluruh pegawai untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran lebih luas.

Selain memberikan edukasi kepada para pegawai, personel juga melakukan patroli di blok-blok perkebunan dan kawasan pabrik kelapa sawit guna memastikan situasi di lingkungan perusahaan tetap aman dan bebas dari titik api.

Kegiatan patroli tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Polri dengan pihak perusahaan dalam menjaga keamanan lingkungan serta mencegah terjadinya bencana Karhutla di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Kasat Samapta Polres Bartim, AKP Sukajim mengatakan bahwa patroli Karhutla di kawasan objek vital dan perkebunan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif menghadapi potensi kebakaran lahan.

“Kami mengajak seluruh pihak perusahaan dan pegawai perkebunan untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla agar wilayah tetap aman dan kondusif,” ujar Kasat Samapta.

Ia menambahkan, patroli rutin dan sosialisasi kepada masyarakat maupun pihak perusahaan menjadi langkah penting dalam menekan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Selama kegiatan patroli berlangsung situasi berjalan aman, lancar dan kondusif serta tidak ditemukan hambatan di lapangan.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *