Pontianak, sinarraya.co.id
Ria Norsan meminta namanya tidak dikaitkan dengan isu politik menyusul beredarnya judul berita viral bertajuk “MAUNG DESAK PRABOWO! Tegakkan Komitmen Anti Korupsi, Jangan Biarkan Ria Norsan Lepas Begitu Saja”.
Dalam keterangan yang disampaikan di Pontianak, Kamis (7/5/2026), sumber yang dekat dengan persoalan tersebut menilai narasi dalam judul viral itu tidak sesuai fakta dan berpotensi menyesatkan publik.
Menurut sumber tersebut, masyarakat diminta tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum ada penjelasan resmi dari aparat penegak hukum.
“Percayakan saja kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Jangan berasumsi yang merugikan privasi orang,” ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya.
Ia juga menilai penyebaran informasi dengan judul sensasional dapat memicu opini negatif dan mengarah pada penghakiman publik tanpa dasar yang jelas. Selain itu, narasi yang berkembang dinilai berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu.
“Apalagi beliau pejabat publik, bisa jadi berita tersebut sebagai unsur politik untuk menjatuhkan beliau begitu saja,” katanya.
Fenomena penyebaran informasi viral tanpa verifikasi kembali menjadi sorotan. Masyarakat diimbau lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi di media sosial, termasuk memeriksa sumber berita serta membaca isi informasi secara utuh sebelum menyebarkannya.
Pengamat komunikasi digital juga mengingatkan pentingnya literasi digital di tengah derasnya arus informasi di ruang siber. Verifikasi fakta dan sikap kritis dinilai menjadi langkah utama untuk mencegah penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat merugikan individu maupun publik luas.(*/zainul irwansyah).












