SUKAMARA – Sebagai upaya menciptakan iklim transportasi perairan yang transparan dan bebas dari praktik koruptif, Sat Polairud Polres Sukamara melaksanakan sosialisasi anti pungutan liar (pungli) di area dermaga rakyat. Kegiatan ini ditujukan bagi para pengguna jasa transportasi sungai dan motoris agar tidak melakukan pemberian atau permintaan biaya di luar ketentuan resmi yang berlaku di pelabuhan rakyat DAS Jelai, Senin (04/05/2026) Pagi.
Petugas mendatangi titik-titik bongkar muat barang dan berdialog dengan para buruh angkut serta pemilik kapal mengenai pentingnya menolak segala bentuk pungli dalam pelayanan publik. Personel memberikan pemahaman bahwa praktik pungutan liar dapat membebani ekonomi masyarakat pesisir serta merusak integritas pelayanan di sektor perairan, sehingga kerjasama warga untuk menolak permintaan biaya ilegal sangat diperlukan demi kenyamanan bersama.
Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Polairud Polres Sukamara AKP Muhammad Sakir, S.Sos. menyampaikan bahwa pemberantasan pungli di wilayah hukum perairan adalah bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang bersih dan profesional. Beliau mengimbau agar masyarakat memiliki keberanian untuk melaporkan setiap oknum yang mencoba melakukan praktik koruptif di area pelabuhan demi menjaga kelancaran roda ekonomi warga.
Sembari memberikan imbauan anti pungli, personel juga membagikan informasi mengenai kemudahan akses Layanan Call Centre 110 kepada masyarakat di dermaga. Kasat Polairud menekankan bahwa nomor 110 disiapkan sebagai jalur pelaporan yang cepat bagi warga yang menjadi korban atau melihat praktik pungli, sehingga respon penindakan dari Satgas Saber Pungli Polres Sukamara dapat segera dilakukan untuk menjamin keadilan pelayanan.
Hingga selesainya kegiatan sosialisasi, situasi kamtibmas di area dermaga DAS Jelai terpantau sangat kondusif dengan aktivitas transportasi yang berjalan lancar dan tertib. Masyarakat mengapresiasi ketegasan Polairud dalam mengawal transparansi biaya di fasilitas transportasi publik sungai. Sat Polairud Polres Sukamara berjanji untuk terus konsisten melakukan pengawasan anti pungli demi mewujudkan pelayanan kamseltibcar perairan yang bermartabat. (HMS)










