Sampit – Polres Kotim mengikuti Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan Tahun 2026 yang di selenggarakan polda Kalteng di aula lobby Polres Kotim dipimpin oleh Bapak Karo SDM Polda Kalteng Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, S.I.K., didampingi Wakapolres Kotim Kompol Christian Maruli Tua Siregar, S.I.K., M.M. mewakili Kapolres Kotim dan hadir dalam kegiatan rapat tersebut Kasubbagwatpers Polres Kotim, KBO Satreskrim Polres Kotim, Kanit Tipikor Satreskrim Polres Kotim, dan seluruh Kapolsek Polres Kotim jajaran, pada hari Jumat pagi (13/03/2026).
Dalam sambutannya, Karo SDM Polda Kalteng Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, S.I.K., menekankan pentingnya meningkatkan produksi jagung dan ketahanan pangan di wilayah Kotawaringin Timur. “Kami meminta agar dilakukan ekstensifikasi lahan jagung melalui kerja sama perusahaan kelapa sawit, serta meningkatkan hasil panen dengan cara menambah luas lahan yang akan ditanam,” kata Karo SDM.
Karo SDM juga menekankan agar target tanam pada tahun 2026 dapat dicapai dengan cara melakukan penanaman minimal 2 kali dalam 1 tahun di lahan yang sama. “Kami meminta Gapki dan anggotanya untuk melakukan penanaman lahan di perusahaan sesuai kesanggupan dan melakukan penanaman 2 kali dalam 1 tahun dengan target di kuartal 3 harus sudah selesai sesuai target,” tambah Karo SDM.
Selain itu, Karo SDM juga meminta agar dilakukan upaya penggunaan dana desa 20% untuk penanaman jagung di wilayah sesuai target 2 Hektare per desa. Kanit Tipikor Satreskrim diminta untuk mendata kembali data luas sawit, data TBM, dan penggunaan dana desa.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H. melalui Wakapolres Kotim, Kompol Christian Maruli Tua Siregar, S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa Polres Kotim berkomitmen mendukung program ketahanan pangan ini. “Kami akan melakukan anev ketahanan pangan secara rutin oleh Polres kepada Polsek jajaran, serta menempatkan anggota secara proporsional sesuai tingkat kerawanan di wilayah polsek jajaran,” kata Wakapolres Kotim.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung dan ketahanan pangan di wilayah Kotawaringin Timur, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (Hms)












