Wujudkan Ketenangan di Musim Penghujan, Polsek Rungan Sisir Titik Rawan Luapan Air

Jakatan Raya – Mengawali hari pertama di tahun 2026 dengan semangat kesiapsiagaan, Kepolisian Sektor (Polsek) Rungan jajaran Polres Gunung Mas (Gumas) terus berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Melalui petugas piket SPKT, jajaran Polsek Rungan melakukan monitoring langsung terhadap ketinggian debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan, Minggu (04/01/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.30 WIB ini dipimpin langsung oleh KA SPKT III, Bripka Juli Andri, di bawah pengawasan ketat Kapolsek Rungan. Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, maupun angin puting beliung yang kerap terjadi akibat perubahan cuaca ekstrem.

Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, petugas melaporkan bahwa debit air Sungai Rungan saat ini berada dalam batas normal dengan kondisi cuaca cerah di sekitar wilayah Kecamatan Rungan. Dalam laporan resmi siaga bencana, jajaran Polsek Rungan menyatakan bahwa hingga saat ini kejadian bencana banjir, longsor, maupun puting beliung tercatat Nihil. Demikian pula dengan jumlah korban jiwa maupun kerugian materil dilaporkan tidak ada atau nihil.

Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rungan, Ipda Muhamad Helmi Hakim, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di lapangan adalah prioritas utama untuk menjamin ketenangan masyarakat.

“Meskipun hari ini merupakan momen libur tahun baru, personel kami tetap bersiaga penuh di lapangan untuk memastikan keselamatan warga. Monitoring DAS Rungan ini adalah wujud nyata pelayanan kami agar masyarakat, terutama yang tinggal di daerah bantaran, merasa aman dan nyaman. Kami bersyukur situasi di awal tahun ini sangat kondusif dan debit air terpantau stabil di batas aman,” ujar IPDA Muhamad Helmi Hakim.

Kapolsek juga menambahkan bahwa monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk antisipasi terhadap cuaca yang fluktuatif.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak perlu panik secara berlebihan. Sinergi antara kepolisian dan warga dalam memberikan informasi sangat kami harapkan. Jika ada peningkatan debit air yang signifikan, segera laporkan agar kami bisa mengambil langkah evakuasi dini. Komitmen kami adalah menyongsong tahun 2026 dengan wilayah yang aman, tertib, dan bebas dari bencana,” pungkasnya.

Kegiatan monitoring berakhir dengan situasi yang tetap aman dan terkendali. Langkah proaktif Polsek Rungan ini mendapat respon positif dari warga sekitar yang merasa terlindungi dengan kehadiran rutin aparat kepolisian di titik-titik rawan bencana. (sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *