Bank Kalbar Salurkan Rp 580 Miliar KUR, Fokus Dampingi UMKM Naik Kelas

Bank Kalbar Salurkan Rp 580 Miliar KUR, Fokus Dampingi UMKM Naik Kelas

Pontianak – sinarraya.co.id

Bank Kalbar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Barat.

Hingga September 2025, Bank Kalbar tercatat telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 580 miliar kepada ribuan pelaku UMKM di berbagai kabupaten dan kota di wilayah tersebut.

Penyaluran ini merupakan bagian dari total alokasi dana KUR sebesar Rp 700 miliar yang diterima Bank Kalbar untuk tahun 2025. Realisasi tersebut menunjukkan tingkat penyaluran yang tinggi, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap pembiayaan produktif dengan bunga ringan.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penyaluran KUR bukan hanya sebatas memberikan akses pembiayaan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar Bank Kalbar untuk mendorong UMKM naik kelas.

> “Kami tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi juga mendampingi pelaku UMKM agar mampu mengelola keuangannya dengan baik, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ujar Rokidi di Pontianak, Selasa (21/10/2025).

Rokidi menambahkan, sektor perdagangan, pertanian, dan jasa produktif menjadi penerima KUR terbesar sepanjang tahun ini. Pihaknya juga aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta lembaga pendamping UMKM untuk memperkuat ekosistem usaha di daerah.

Selain pembiayaan konvensional, Bank Kalbar juga memperkuat digitalisasi layanan KUR, seperti proses pengajuan online dan pemantauan pinjaman secara digital. Inovasi ini diharapkan mampu mempermudah pelaku usaha di daerah terpencil dalam mengakses pembiayaan.

> “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di seluruh Kalbar, termasuk di wilayah perbatasan dan kepulauan, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh melalui akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau,” tambahnya.

Dengan capaian tersebut, Bank Kalbar optimistis dapat menuntaskan penyaluran seluruh alokasi KUR sebesar Rp 700 miliar hingga akhir tahun 2025, sekaligus berkontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM.(*/zainul irwansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *