Firman’s Grup Siapkan Konsep Bisnis Berbasis Kemanusiaan

Firman's Grup Siapkan Konsep Bisnis Berbasis Kemanusiaan

Pontianak, sinarraya.co.id Holding Firman’s Grup hadir untuk meramaikan dunia usaha di Kalbar. Tidak hanya bergerak di dunia bisnis namun juga mengedepankan semangat sosial kemanusiaan.

Holding Firman’s Grup menaungi enam perusahaan antara lain PT Win Global Solusitama (WGS), PT Agrikultur Global Khatulistiwa, PT Alfarizi Media Nusantara, PT Palm Nusa Khatulistiwa, Koperasi Bumi Pasundan Sejahtera dan Food Media Indonesia.

PT Win Global Solusitama (WGS) merupakan perusahaan star up di sektor pembiayaan berbasis syariah.

PT Agrikultur Global Khatulistiwa adalah perusahaan yang bergerak di peternakan dan pertanian.

PT Alfarizi Media Nusantara yakni perusahaan yang bergerak di bidang multimedia.

PT Palm Nusa Khatulistiwa merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis minyak goreng.

Koperasi Bumi Pasundan Sejahtera yang akan membantu permodalan usaha masyarakat khususnya UMKM. Dan Food Media Indonesia merupakan aplikasi makanan dan minuman.

“Semoga kehadiran kami dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Kalbar. Kami akan menciptakan enterprenuer baru dan lapangan pekerjaan di Kalbar,” kata CEO Holding Firman’s Grup, Dr Hendra Firmansyah saat peresmian kantor Holding Firman’s Grup, di Jalan Panglima Aim Pontianak, Rabu (22/10).

Hendra menyebutkan Holding Firman’s Grup tidak hanya konsen di sektor bisnis semata namun juga dibarengi dengan semangat sosial kemanusiaan.

“90 persen keuntungan yang diperoleh Firmans Grup akan digunakan untuk program sosial dan kemanusiaan untuk masyarakat yang tidak mampu, misalnya untuk yatim piatu, memperbaiki fasilitas umum, wakaf Al Quran, wakaf rumah ibadah dan beberapa lainnya, ” ujarnya.

Hendra menyatakan akan berkolaborasi dengan seluruh elemen dan pemerintah daerah untuk mewujudkan itu semua.

Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam menyatakan Pemkab Kubu Raya telah membangun Kerjasama dengan PT Win Global Solusitama anak perusahaan dari Holding Firman’s Grup diantaranya pembayaran utang ASN maupun wisata rohani umroh.

“Banyak ASN kita yang terjerat dengan yang kita sebut istilah jebakan batman. Beberapa ASN terbelenggu dengan pinjaman sehingga mengganggu kinerjanya bahkan ada yang berhenti sebab gajinya habis dipotong pinjaman,” ungkapnya.

Sehingga melalui kerjasama dengan PT WGS dibawah Holding Firman’s Grup disebutkan Yusran dapat menutup pinjaman itu dan TOP ASN bisa kembali normal.

“Termasuk juga kami bekerjasama untuk program kerohanian, bagi yang muslim bisa menjalankan ibadah umroh dan non muslim bisa wisata rohani,” tambahnya.

Yusran berharap kehadiran holding Firman’s Grup dengan program jaringannya dapat turut serta membantu roda perekonomian daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kubu Raya.(*/zir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *